Stafsus Erick Thohir Jelaskan Nasib Karyawan Kimia Farma usai Penutupan 5 Pabrik

Suparjo Ramalan
Stafsus Erick Thohir bicara nasib karyawan Kimia Farma usai penutupan pabrik. (Foto: Dok. Kimia Farma)

Namun, kata Arya, Kimia Farma harus mempertimbangkan kepentingan karyawannya setelah lima pabrik produksi obat ditiadakan. 

“Mau nggak mau kan mereka harus melakukan itu terpaksa kan, karena pabrik tutup ya, tapi mereka harus mikir yang terbaik, nggak boleh nggak,” ujar dia. 

“Memang kapasitasnya nggak ini kok, under kapasitas, seperti kau punya rentalan mobil. Ada sepuluh rental mobil lu, terus yang laku tuh cuman lima, lu biarin nggak atau lu mau jual? Lu berhentin nggak? Karena kalau dia tetap jalan, apa? Operasionalkan tetap jalan, padahal tidak tersewakan itu rentalnya, sesederhana itu,” tutur Arya. 

Sebelumnya, Direktur Produksi & Supply Chain KAEF, Hadi Kardoko memastikan, perusahaan tetap memperhatikan hak-hak karyawannya, bila jumlah pekerja harus dikurangi.

“Tentu kami memperhatikan betul kalau memang nantinya akan ada dampak (PHK),” ujar Hadi saat paparan Public Expose di Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Hashim Ingatkan Tanah BUMN Milik Rakyat, Tak Boleh Dijual Sembarangan

Keuangan
16 hari lalu

BTN Bukukan Laba Bersih Rp503 Miliar per Februari 2026

Nasional
16 hari lalu

Prabowo bakal Tunjuk Utusan Khusus di Tiap BUMN: Kita Awasi karena Ini Darah Bangsa!

Nasional
16 hari lalu

Pesan Prabowo di HUT ke-1 Danantara: Jaga Selalu Kekayaan Negara, Seluruh Rakyat di Pundak Anda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal