Sri Mulyani Tak Masalah BUMN yang Utangnya Banyak asal Ekuitas Tinggi

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ant)

NUSA DUA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus memantau utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melejit. Hingga September 2018, gabungan utang perusahaan pelat merah itu mencapai Rp5.271 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dirinya bersama Menteri BUMN Rini Soemarno terus memantau neraca keuangan BUMN. Menurut dia, tingginya utang BUMN harus dilihat secara utuh karena berbeda-beda.

"Beberapa BUMN mendapatkan penjaminan dari pemerintah, makanya kita harus perhatikan detail kondisi keuangannya," kata Menkeu di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, utang BUMN yang proyeknya mendapatkan penjaminan dari pemerintah tidak masalah. Selain itu, ada juga BUMN yang diberikan suntikan modal dari BUMN.

"Beberapa leverage (daya ungkit)-nya naik, tapi kita berika injeksi bagi (BUMN) yang ekuitasnya naik juga. Jadi ekuitas, leverage, capital (modal)," kata Menkeu.

Perempuan kelahiran Lampung itu pun tidak mempermasalahkan BUMN yang utangnya tinggi sepanjang ekuitasnya ikut. Ekuitas merupakan akumulasi modal ditambah laba ditahan. Namun, BUMN yang utangnya banyak namun ekuitasnya rendah menjadi pertanyaan.

"Kalau lihat BUMN yang utangnya banyak tapi ekuitasnya tinggi, ya enggak apa-apa. Tapi kalau utangnya banyak tapi enggak punya ekuitas ya itu yang harus diperhatikan," kata dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

57 tahun lalu

Resmi, Ekspor Batu Bara hingga CPO Wajib Lapor DSI Mulai Besok

57 tahun lalu

Laba Bank Mandiri Tumbuh 18,9% jadi Rp18,1 Triliun per April 2026

57 tahun lalu

Danantara Sumber Daya Indonesia Resmi Jadi BUMN, Siap Kelola Ekspor SDA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal