Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Muslim yang Berutang

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Dia menilai, utang muncul karena belanja lebih besar daripada pendapatan. Dengan demikian, wajar bila negara berutang sepanjang untuk pembangunan tergantung prioritas negara.

Sebagai menteri keuangan, Sri Mulyani memastikan utang dikelola secara hati-hati, seimbang, dan transparan, sama halnya mengelola aset, ekuitas, pendapatan dan, belanja Hal ini penting agar negara tetap berjalan.

"Kalau dia (negara) punya utang, dia bisa bayar kembali dan pendapatannya lebih besar dari apa yang (utang) dia bayarkan," katanya.

Beradasarkan data Bank Indonesia (BI), utang luar negeri Indonesia mencapai 404,7 miliar dolar AS pada akhir Mei 2020. Utang tersebut terdiri atas utang pemerintah dan BI 194,9 miliar dolar AS serta utang swasta dan BUMN 209,9 miliar dolar AS.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.660 Triliun pada Kuartal I 2026

57 tahun lalu

Utang Pemerintah Nyaris Sentuh Rp10.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman, Kita Paling Hati-Hati

57 tahun lalu

Purbaya soal Utang RI Rp9.637 Triliun: Pilih Mana, Balik ke 1998 atau Ekonomi Selamat?

57 tahun lalu

BI: Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp7.152 Triliun per November 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal