Sri Lanka Akan Jual Maskapai Nasional dan Cetak Uang demi Stabilkan Keuangan Negara

Dinar Fitra Maghiszha
Sri Lanka akan jual maskapai nasional dan cetak uang demi stabilkan keuangan negara. Foto: Reuters

Dia berjanji mengumumkan anggaran bantuan baru untuk menggantikan anggaran pembangunan Presiden Gotabaya Rajapaksa, yang memicu tingkat inflasi tercepat di Asia. Kabinet akan mengusulkan agar parlemen meningkatkan batas penerbitan RUU Perbendaharaan menjadi 4 triliun rupee dari 3 triliun rupee.

Penunjukan Wickremesinghe pekan lalu menyusul bentrokan keras antara pendukung pemerintah dan pengunjuk rasa yang menuntut pengunduran diri Rajapaksa. Dia belum menunjuk seorang menteri keuangan untuk memimpin pembicaraan bailout dengan Dana Moneter Internasional (IMF), dan sedang mencari pinjaman dari negara-negara termasuk India dan China. Tetapi tidak jelas apakah pemerintah akan mendapatkan uang tunai tanpa kabinet lengkap.

Sri Lanka mengalami gagal bayar (default) utang karena masa tenggang pada dua obligasi asing yang belum dibayar berakhir pada Rabu pekan lalu. Ini menjadi pukulan terbaru ke negara yang diguncang oleh penderitaan ekonomi dan kerusuhan sosial.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kopdes Merah Putih Dapat Pinjaman Rp3 Miliar, Purbaya Yakin Minim Risiko Gagal Bayar

11 hari lalu

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Salah Satunya Pejabat Bea Cukai

13 hari lalu

19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba

16 hari lalu

Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Soetta Resmi Beroperasi, Layani 3 Maskapai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal