Sindiran Menkeu soal Kecilnya Nilai Ekspor BUMN Farmasi

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, potensi pasar farmasi di tingkat global sangat besar. Pasalnya, dunia saat ini banyak memerangi berbagai penyakit.

"Harusnya bisa sangat besar, kenapa saya meyakinkan seperti itu? Karena saya tahu betul bahwa dunia sebetulnya belum lama ini mendeklarasikan bisa bersama-sama memerangi kemiskinan," ucapnya.

Ia melanjutkan, penduduk dunia yang berada di negara dengan tingkat penghasilan rendah kini perlahan mulai merangkak naik ke level selanjutnya. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian dunia sedang menuju titik kemajuan.

"Maka lifestyle dan kebutuhan mereka akan menjadi meningkat. Artinya demand atau permintaan barang jasa termasuk yang utama kesehatan itu menjadi sangat tinggi," kata dia.

Menkeu menyarankan untuk fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu cara untuk mendongkrak ekspor. Menurut dia, karakter industri ini membutuhkan SDM berkualitas tinggi sehingga bisa membuat produk yang berdaya saing tinggi dan masuk dalam rantai pasok global.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Petani Sawit Soroti Aturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Ingatkan Transparansi

57 tahun lalu

Waka Komisi VII DPR Ingatkan Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Mesin Hilirisasi: Bukan Ubah Jalur Penjualan Komoditas

57 tahun lalu

Ekspor CPO dan Produk Turunan Sawit Diatur Lewat DSI, Berikut Rinciannya

57 tahun lalu

Kemendag Terbitkan 3 Aturan Pelaksanaan Ekspor Komoditas SDA Lewat DSI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal