Setelah Nissan, Kini Hyundai Pertimbangkan Jual Pabrik di Rusia

Aditya Pratama
Hyundai Motor tengah mempertimbangkan opsi untuk menghentikan operasinya di Rusia. Salah satu yang akan dilakukan adalah menjual pabriknya. (Foto: AFP)

Hyundai Motor menangguhkan operasi di pabriknya di Rusia pada Maret 2022 dan pengajuan peraturan dari perusahaan menunjukkan tidak ada penjualan mobil di negara itu pada Agustus dan September.

"Meskipun masih belum jelas apa yang akan dilakukan Hyundai dengan pabriknya di Rusia, Hyundai memiliki banyak faktor untuk benar-benar keluar dari Rusia, seperti situasi keuangan dan hubungannya dengan Rusia dan Amerika Serikat," ujar analis Korea Investment & Securities, Kim Jin-woo. 

Pekan lalu, Nissan Motor Co Ltd menyampaikan akan menyerahkan bisnisnya di Rusia kepada entitas milik negara untuk 1 euro. Perusahaan mengalami kerugian 687 juta dolar AS akibat hal tersebut. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
1 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Buletin
2 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Nasional
3 hari lalu

Pemerintah Bangun KEK Gudang Minyak Raksasa di Sumatra Gandeng Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal