September, Harga Batu Bara Acuan Turun di Bawah 50 Dolar AS

Rina Anggraeni
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) September 2020 sebesar 49,42 dolar AS per ton. (Foto: ilustrasi/Ant)

Pandemi, kata dia, membuat cadangan batu bara di China dan India melimpah. Adapun permintaan batu bara turun akibat perekonomian belum beroperasi secara normal.

Sejak pandemi, HBA sempat menguat sebesar 0,28 persen pada angka 67,08 dolar AS per ton di Maret dibandingkan Februari 66,89 dolar AS per ton.

Kemudian, HBA terus melemah sejak saat itu. Pada April, HBA ditetapkan 65,77 dolar AS per ton dan Mei anjlok ke 61,11 dolar AS per ton. Lalu Juni makin anjlok ke 52,98 dolar AS per ton dan Juli turun lagi ke 52,16 dolar AS per ton.

Sebagai informasi, HBA diperoleh dari rata-rata  Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900 pada bulan sebelumnya. Kualitas disetarakan pada kalori 6322 kcal per kilogram GAR.

Harga acuan ini digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batubara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Buka Opsi Revisi Harga Batu Bara PLN di Tengah Kendala Pasokan

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

Tak Bisa Asal Kirim, Ekspor Batu Bara Kini Harus Lolos Verifikasi Surveyor yang Ditunjuk Pemerintah

57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal