Seminggu Taliban Berkuasa, Aktivitas Ekonomi Afghanistan Lumpuh

Dinar Fitra Maghiszha
Para pendiri dan pemimpin Taliban yang kembali berkuasa di Afghanistan. (Foto: Ist.)

KABUL, iNews.id - Seminggu setelah kelompok militan Taliban menguasai Ibukota Kabul, aktivitas ekonomi Afghanistan nyaris lumpuh total. Tak hanya itu, harga bahan pokok pun melonjak hingga 20 persen. 

Banyak warga Afghanistan berjuang untuk bertahan hidup di tengah krisis kehilangnya pekerjaan, juga kehilangan pendapatan karena gaji yang belum dibayar pemerintah. 

Pusat bisnis dan layanan perbankan  tutup, hanya aktifitas di sejumlah pasar dan toko makanan yang masih berlangsung, namun terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok karena pasokan barang yang berkurang.

Tutupnya kantor Western Union, membuat pengiriman uang dari luar negeri juga terhambat. Kesulitan ekonomi juga memukul kelas menengah di sejumlah kota lain. 

Harga sejumlah bahan pokok seperti tepung, minyak, dan beras telah naik 10-20 persen dari harga wajar beberapa hari terakhir. Bank-bank yang masih tutup, membuat banyak orang tidak dapat mengakses tabungan mereka. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Chatib Basri Sebut Ekonomi RI 2026 Tak Sama dengan Era Krisis 98, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Dasco Ungkap Hasil Pertemuan dengan Dirut Himbara: Situasi Perbankan saat Ini Sangat Bagus

57 tahun lalu

Neraca Dagang RI Surplus 5,64 Miliar Dolar AS di April 2026, Rekor 72 Bulan Beruntun

57 tahun lalu

Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif Ekonomi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal