Rupiah Terkapar, Pedagang Elektronik Pangkas Keuntungan

Okezone
Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

"Pembeli ngeluh pasti, misal dulu harga barang tang saya beli Rp4,2 juta terus saya jual Rp4,4 juta. Sekarang enggak bisa konsumen beli harganya Rp4,4 juta juga, harus minimal ada di atas itu," tuturnya.

Kondisi keuntungan dan pembeli yang berkurang pun membuat omzet yang didapatkannya berkurang hingga 20 persen. "Omzet turun 20 persen, biasanya (sebelum Rupiah melemah sejauh ini) itu bisa dapat Rp40 juta per bulan," kata dia.

Sementara pedagang laptop lainnya, Kevin, mengaku menaikkan harga hingga 7 persen meski distributor menaikkan sebesar 10 persen. Harga laptop pun mengalami kenaikan Rp200.000 hingga Rp400.000 di toko miliknya.

"Dikurangin untungnya, jadi naikin 7 persen. Kan harga (barang stok) sebelumnya sudah ada keuntungan dari sana," kata dia.

Kevin menyatakan, konsumen di tokonya tak mengeluhkan kondisi kenaikan ini sebab mereka memaklumi kondisi pelemahan rupiah. Saat ini kata Kevin, omzet yang didapatkan dari penjualan laptop sebesar Rp30 juta per bulan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Makro
5 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Keuangan
6 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
11 hari lalu

Purbaya Cerita Dimaki-maki Warga TikTok gegara Dolar AS Tembus Rp17.000: Kita Menilai Harus Fair

Nasional
13 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal