RI Mau Bangun Pusat Riset Baterai Kendaraan Listrik di Morowali Bareng China

Atikah Umiyani
ilustrasi baterai kendaraan listrik mau dibangun di Morowali (Foto: Freepik)

"Beberapa peneliti dari Tiongkok juga mengundang mereka untuk datang dan bergabung dengan kami di zona penelitian khusus di Morowali ini. Jadi, menurut saya, inilah terobosan yang akan dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Dan sekali lagi, lompatan melalui industri, melalui penelitian, sangat, sangat penting," ucap Luhut. 

Oleh karena itu, Luhut menegaskan bahwa kerja sama ini bisa mempercepat transisi Indonesia menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dan adil. Luhut  juga menegaskan keterlibatan penelitian bersama China ini sekaligus untuk membahas soal perkembangan baterai kendaraan listrik dari Lithium Ferro-Phosphate (LFP), sebagai bahan baku alternatif nikel.

"(Kerja sama LFP dengan China) ya masih jalan, masih sekarang saya kira research-nya kita pengen sekarang lakukan bersama dengan mereka yang saya sampaikan tadi kita sedang menyiapkan area untuk special research center, special zone, special research gitu di daerah Morowali," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Internasional
22 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
4 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal