RI Lirik Potensi Blue Carbon untuk Sektor Ekonomi dan Pengendalian Perubahan Iklim

Heri Purnomo
Indonesia melirik pemanfaatan potensi blue carbon untuk menyelaraskan pemanfaatan ekonomi hingga pengendalian perubahan iklim. (Foto: Antara)

"Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki 23 persen dari luas karbon global, dan berada di ranking kelima untuk luas padang lamun. Pendekatan perspektif dilakukan sebagai bagian penting pemanfaatan blue carbon economy," tuturnya.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa lima strategi utama yang diambil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pengembangan blue carbon. Strategi tersebut adalah perluasan kawasan konservasi laut, penerapan penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya berada di laut pesisir dan di pedalaman yang ramah lingkungan, pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta pengelolaan sampah plastik di laut.

Untuk perluasan kawasan konservasi laut ditargetkan hingga 30 persen di tahun 2045 dengan melindungi ekosistem dan habitat penting agar fungsi jasa ekosistem seperti karbon, suplai oksigen, perlindungan pantai, dan penyedia sumber ikan tetap terjaga keberlanjutannya. Hingga 2022, luasan konservasi laut baru mencapai 8,9 juta ha atau 8,7 persen dari total luas wilayah Indonesia. 

Menurutnya, pengelolan blue carbon tidak bisa dilakukan sendirian. Semua pihak harus memiliki komitmen dan menjalin kerja sama dengan tujuan mencapai masa depan kelautan yang lebih baik untuk anak cucu.

"Tanpa penyelamatan blue carbon, kita tidak akan bisa mencegah perubahan iklim," ucap Hendra.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengelola Pantai Baros Apresiasi Next Hotel Yogyakarta dan MNC Peduli Tanam 100 Mangrove

57 tahun lalu

Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros, Next Hotel Yogyakarta dan MNC Peduli Bergerak Lawan Abrasi

57 tahun lalu

AHY Matangkan Rencana Cegah Abrasi di Pantura Jawa, Tanggul Laut hingga Mangrove Disiapkan

57 tahun lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal