Selanjutnya, meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran Covid-19, meningkatkan sinergi pengambilan kebijakan operasional dan meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespon terhadap Covid-19.
Penunjukan Doni Monardo saat itu menjadi warna baru BNPB. Selama ini, lembaga tersebut dipimpin TNI bintang dua. Sebelum Laksda TNI (Purn) Willem Rampangilei, Kepala BNPB dijabat Mayjen TNI (Purn) Syamsul Maarif.
Doni Monardo adalah lulusan SMAN 1 Padang. Kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Militer pada 1985. Menyelesaikan kawah candradimuka Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah, Doni Monardo banyak menghabiskan karir di kesatuan Kopassus. Di Korps Baret Merah itu, Doni Monardo pernah bertugas di Timor Timur dan Aceh.
Pada 1999 hingga 2001, Doni Monardo yang hobi olahraga menembak itu, ditugaskan di Batalyon Raider Bali. Selanjutnya dia masuk di korps baret biru alias Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Sempat dipindah tugaskan ke Kostrad dan bertugas di Makassar, Doni Monardo kemudian dipromosikan menjadi Komandan Grup A Paspampres hingga 2010.