JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan melaporkan realisasi pembiayaan investasi telah menyentuh angka Rp22,73 triliun hingga 31 Januari 2026. Jumlah ini merupakan bagian dari total pagu anggaran pembiayaan investasi dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp203 triliun.
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menjelaskan, arah kebijakan investasi tahun ini memiliki fokus pada sektor agraris dan kedaulatan pangan
“Khusus untuk pembiayaan investasi, pemerintah mengalokasikan Rp203 triliun pada 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani,” ujar Juda dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (23/2/2026).
Mayoritas dana yang telah dicairkan dalam satu bulan pertama tahun ini diarahkan untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Perum Bulog, selaku operator investasi pemerintah, menjadi ujung tombak dalam optimalisasi cadangan beras guna mengantisipasi gejolak pasar.