Realisasi Pembiayaan Investasi Pemerintah Tembus Rp22,73 Triliun di Awal 2026, untuk Apa Saja?

Anggie Ariesta
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (23/2/2026). (Foto: iNews.id/Anggie)

Hingga akhir Januari 2026, tercatat pengadaan cadangan beras pemerintah yang didanai melalui skema investasi non-permanen telah mencapai Rp639 miliar. Angka tersebut setara dengan penyediaan sekitar 50.000 ton beras.

Menurut Juda, intervensi melalui pembiayaan investasi ini merupakan strategi krusial untuk menjaga keseimbangan antara hulu (petani) dan hilir (konsumen). Dengan cadangan yang kuat, pemerintah dapat melakukan intervensi pasar kapan saja demi menjaga stabilitas harga pangan di dalam negeri.

Selain penyaluran investasi baru, pemerintah juga melaporkan adanya arus kas masuk berupa penerimaan kembali investasi senilai Rp49 miliar. Dana tersebut berasal dari pelunasan pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tingkat daerah.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Bisnis
10 jam lalu

Ikuti Investor Reward Program 2026 Berhadiah Total Lebih dari Rp250 Juta!

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Ajak Investor AS Tanam Modal di RI, Paparkan Arah Kebijakan Fiskal 

Nasional
2 hari lalu

Formas Pertemukan Pengusaha RI dan China, Bidik Investasi AI hingga Medis

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Beri Taklimat di Istana: 1,5 Tahun Kita Buktikan Pemerintah Efektif dan Andal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal