Puing Berganti Pakcoy, BRI Dampingi Taman Urban Farming Dahlia Tebar Manfaat ke Warga

Rizky Agustian
Warga RW 07 Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, memanen sayuran pakcoi di Taman Urban Farming Dahlia. (Foto: Dokumentasi Sukarni)
Pengurus Taman Urban Farming Dahlia, Sukarni. (Foto: Rizky Agustian)

"Terakhir kita panen pakcoy itu 28 kilogram kita jual ke SPPG. Lumayan itu kemarin," ujar Sukarni.

Meski demikian, keuntungan finansial bukanlah tujuan utama. Menurut Sukarni, hasil penjualan kembali diputar untuk membeli bibit, pupuk organik, dan memenuhi kebutuhan operasional kebun.

"Kalau ditanya berapa sih keuntungannya? Kita belum bisa teriak kita dapat keuntungan. Paling kita kelola dapat Rp100.000 sampai Rp200.000. Kemudian kita belikan lagi untuk kompos, beli bibit lagi," katanya.

Manfaat terbesar yang dirasakan Sukarni dari keberadaan Taman Urban Farming Dahlia justru tidak diukur dari jumlah panen. Kebun tersebut telah menjadi ruang berkumpul warga, tempat belajar anak-anak, sekaligus media mempererat hubungan antarwarga.

Dia mengatakan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) rutin datang untuk belajar menyemai benih, menanam, hingga memanen sayuran. Saat panen ikan lele, warga juga bergotong royong membersihkan dan mengolah hasilnya sebelum dijual.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Belajar Setahun, Bertahan Bertahun-tahun: BRI Dampingi Mahdiah Kembangkan Dodol Rumput Laut

57 tahun lalu

Mimpi Salmi Bawa Terbang Resep Emak ke Pasar Global, Cangcomak Tumbuh Bersama BRI

57 tahun lalu

Rumput Laut Pulau Panggang Bawa Peluang, BRI Bantu Mahdiah Kembangkan Dorula

57 tahun lalu

Petik Sayur, Panen Ilmu: BRI Bantu Kebun Gangnam Jadi Tempat Belajar Urban Farming

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal