"Iya dari pihak BRI. Kerja sama dengan pihak BRI juga. Adalah kegiatan. Aktif banget," ujarnya.
Keberadaan kebun itu, lanjut Erwin, bahkan beberapa kali menarik perhatian pemerintah daerah. Sejumlah pejabat dari tingkat kota hingga provinsi pernah berkunjung untuk melihat langsung pengembangan urban farming yang dikelola warga.
"Jangankan pendampingan, waktu menanam saja seluruh DKI (pejabat Pemprov DKI Jakarta) pernah datang ke sini, dari sudin, dari wali kota, dari gubernur. Waktu itu terakhir istri gubernur datang," katanya.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan pengembangan urban farming menjadi salah satu bentuk komitmen BRI dalam mendorong pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Melalui program BRI Bertani di Kota (BRInita), BRI ingin menghadirkan ruang hijau yang tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi warga.
Menurut dia, hasil panen dari kegiatan urban farming dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, menambah pendapatan melalui penjualan hasil panen, hingga mendukung berbagai kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.