Dengan membangun kesinambungan tersebut dapat mendorong percepatan alih pengetahuan dan teknologi dari tenaga kerja asing kepada tenaga kerja Indonesia. Adapun kata Elvina, lulusan PILM umumnya memiliki kapasitas ilmu dan keterampilan yang cocok dengan kebutuhan industri di dalam kawasan IMIP.
PT IMIP juga terus berupaya aktif mengembangkan kapasitas karyawan melalui training bahasa Mandarin selama 6 bulan di kawasan IMIP dan disekolahkan 4 bulan di Tiongkok. Dengan pelatihan bahasa Mandarin ini, diharapkan turut memudahkan komunikasi dan mempercepat alih teknologi dari TKA kepada TKI.
Elvina menambahkan, ke depan IMIP juga membuka kesempatan lebih luas bagi lulusan dari politeknik dan lembaga pendidikan lain untuk bergabung.
“Tak hanya dengan PILM, IMIP juga menerima calon karyawan dari lulusan perguruan tinggi lain yang bekerja sama dengan Kemenperin,” ucapnya.
Penghargaan bagi PT IMIP dan PILM telah diterima secara simbolis oleh Trisno Wasito mewakili manajemen PT IMIP di ruang Plasa Industri, Gedung Kemenperin, Jakarta, Senin (7/10/2024). Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Industrial Education and Training Expo (IDUTEX) 2024.