Pertemuan Kevin Aluwi dan Nadiem Makarim terjadi saat keduanya sama-sama bekerja di Zalora. Keduanya kemudian sepakat untuk fokus mengembangkan Gojek pada 2013. Saat itu, transportasi online berbentuk aplikasi masih jarang di Indonesia.
Keduanya terjun langsung untuk membesarkan Gojek saat itu hingga akhirnya mampu membawa startup tersebut meraih kesuksesan dalam waktu singkat. Yang awalnya mereka menargetkan 4.000 driver hingga akhir 2015, nyatanya justru tembus hingga 200 ribu driver.
Prestasi yang didapatkan Kevin pun tak main-main. Ia pernah masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia untuk kategori Teknologi Konsumen pada 2016.
Tak hanya itu, ia juga pernah meraih Fortune 40 Under 40 dari Fortune Indonesia.
Kevin Aluwi menjabat sebagai CEO Gojek menggantikan Nadiem Makarim yang diangkat menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo-K.H Ma'ruf Amin.
Sebelumnya, ia menduduki posisi sebagai co-CEO Gojek bersama dengan Andre Soelistyo. Selama masa kepemimpinannya, Kevin mampu membawa Gojek melewati berbagai fase pertumbuhan dan menjadikannya platform teknologi kelas dunia yang beroperasi di Indonesia serta Asia Tenggara.