Said Iqbal Bakal Datangi Kantor Tiktok Besok, Bahas Suntikan Modal Rp1,5 Miliar Dolar AS
JAKARTA, iNews.id - Presiden Partai Buruh Said Iqbal berencana mendatangi kantor TikTok pada Selasa (7/7/2026). Kedatangan untuk mempertanyakan suntikan modal senilai 1,5 miliar dolar AS kepada Tokopedia.
Menurutnya, dana tersebut perlu ditelusuri guna memastikan hak-hak pekerja yang terdampak pemutusan tenaga kerja (PHK) tetap dipenuhi.
"Nah kita mau lihat hubungan kerja antara Tokopedia yang mendapat valuasi suntikan 1,5 miliar dolar AS dari TikTok, perusahaan raksasa dunia ini, ke mana uangnya? Apakah karyawannya yang di-PHK 1.250 orang ini dapat enggak hak-haknya? Upahnya, status hubungan kerjanya, pesangonnya, uang penghargaan masa kerjanya," ucap Said di Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).
Ia menegaskan TikTok harus bertanggung jawab atas PHK yang menimpa pegawai Tokopedia. Sebab sepengetahuannya, Tiktok telah mengakuisisi Tokopedia.
"Sikap terhadap TikTok dan Tokopedia. KSP-PB berpendapat TikTok harus tanggung jawab, kalau saya enggak salah ya, kalau saya salah tolong dikoreksi. TikTok sudah mengakuisisi Tokopedia beberapa waktu yang lalu sebelum sekarang ini," ucap dia.
Dalam kesempatan itu, Said juga menjelaskan adanya aturan internasional yang melindungi para pekerja digital. Dia akan menggunakan pasal-pasal dalam aturan internasional tersebut bila adanya indikasi yang dilanggar oleh TikTok.
"Sekarang sudah ada bulan Juni yang lalu sudah diresmikan konvensi ILO (International Labour Organization) nomor 193 tentang Perlindungan pekerja digital platform. TikTok dan Tokopedia adalah pekerja digital platform, sehingga kita bisa menggunakan ILO 193 itu," tuturnya.
Editor: Puti Aini Yasmin