CEO Saka Group dengan bisnis yang membidangi properti, konstruksi, serta perkebunan itu melanjutkan, pemilihan tema ini memang tak terlepas dari pandangan organisasinya terhadap pemerintah Indonesia yang dinahkodai Jokowi selama dua periode. Di mana Akbar memandang, banyak kebijakan yang dikeluarkan pemerintah saat ini memang menunjukkan keberpihakan terhadap para pengusaha sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di Tanah Air.
“Dari mulai program hilirisasi barang tambang yang memiliki efek berkembangnya usaha UMKM di sekitar lokasi tambang, bahkan Presiden Jokowi memiliki wacana agar produk hilir dari bahan mentah tambang bisa diproduksi oleh UMKM menjadi produk sendok atau garpu dari nikel," ucapnya.
"Hal ini menunjukkan kepedulian presiden terhadap pelaku usaha UMKM dan ini diapresiasi oleh organisasi kami, mengingat mayoritas anggota HIPMI merupakan pengusaha UMKM. Dari sinilah mengapa melalui Rakernas HIPMI, kami akan menyatukan visi-misi untuk menunjukkan dukungan kami dalam kebijakan Indonesia Maju,” sambung dia.
Presiden Jokowi dalam Rakernas HIPMI ke-XVIII nanti akan turut memberikan opening remarks. Selain itu, rencananya acara ini akan dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Wakil Menteri BUMN Rosan P. Roeslani, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Arsan Rasjid. Perwakilan dari semua pengurus BPP HIPMI dan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI dari seluruh wilayah Tanah Air juga turut hadir sebagai peserta rakernas.
Adapun, dalam rangkaian acara Rakernas HIPMI ke-XVIII akan ada kegiatan yang dinamakan Forum Sinergi BUMN dan HIPMI. Untuk Forum Sinergi BUMN, Erick Thohir akan menyampaikan opening remarks dan dilanjutkan dengan menghadirkan Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso, Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, dan Direktur Utama BRI Sunarso (bank himbara).