Menurutnya, perusahaan BUMN kini semakin transparan terbukti dari jumlah pemberitaan perusahaan BUMN yang pada 2021 hanya berjumlah sekitar 600 ribu, sedangkan pada 2023 jumlahnya hampir mencapai 1,5 juta.
"Keterbukaan informasi ini bagian dari yang saya sebut tadi, penataan yang coba kita terus dorong untuk bisa berlaku di semua BUMN. Alhamdulillah, hari ini bisa kita saksikan banyak sekali perusahaan-perusahaan BUMN yang terus bermigrasi untuk kebaikan. Artinya terus membuka diri," kata Erick Thohir.
Erick menekankan, dengan keterbukaan informasi, BUMN akan lebih siap menghadapi isu-isu ataupun informasi yang positif maupun negatif untuk keberlangsungan perusahaan BUMN menjadi lebih baik.
Pada kesempatan tersebut, Dirut PNM Arief Mulyadi berterima kasih kepada semua insan PNM atas dedikasi dan kerja kerasnya sehingga PNM mampu mendapatkan awarding ini.
“Tentunya penghargaan ini merupakan buah kerja keras bersama lebih dari 70 ribu insan PNM yang tersebar di 35 provinsi di Indonesia serta 15,2 juta nasabah PNM Mekaar yang juga telah gigih berjuang, menjalankan usaha untuk memberi kesejahteraan bagi keluarga Indonesia,” ujar Arief.
Dia juga berharap, awarding ini mampu memicu kinerja perusahaan secara keseluruhan yang pada ujungnya khitah PNM untuk memberikan pemberdayaan dan kesejahteraan paripurna kepada nasabah dan memberikan mulitiplier effect positif pada masyarakat akan lebih cepat dicapai.