Pengusaha Malaysia Khawatir Kebijakan RI Bebaskan Tarif Ekspor CPO Bebani Produk Lokal 

Dinar Fitra Maghiszha
Sejumlah pengusaha CPO mengkhawatirkan kebijakan Indonesia yang memperpanjang pembebasan tarif ekspor CPO dapat membebani produk lokal Malaysia. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Sejumlah pengusaha minyak sawit mentah/crude palm oil (CPO) Malaysia mengkhawatirkan kebijakan Indonesia yang memperpanjang pembebasan tarif ekspor CPO. Menurut pengusaha Negeri Jiran hal tersebut dapat membebani produk lokal Malaysia.

"Karena harga yang lebih murah yang ditawarkan oleh Indonesia pasti akan menarik lebih banyak pembeli," ujar seorang pengusaha CPO dari Interband Group of Companies, Jim Teh dikutip dari Bernama, Sabtu (27/8/2022).

Sebelumnya dalam rapat di DPR, Rabu (24/8/2022), Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyatakan kebijakan pembebasan tarif ekspor akan berlaku sampai 31 Oktober 2022. Kebijakan ini diberlakukan untuk membantu mendorong ekspor minyak sawit dan menopang harga tandah buah segar (TBS) sawit bagi petani.

Seiring hal tersebut, Jim menilai produk RI akan lebih diminati, terutama permintaan yang potensial dari India menjelang serangkaian festival Hindu, Deepavali. Namun demikian, Jim merasa optimis bahwa produk CPO Malaysia juga bisa bersaing untuk memenuhi permintaan global.

"Dari segi harga, kami mungkin kalah dari Indonesia. Namun, efisiensi pelabuhan kami yang lebih baik dari Indonesia akan memberi kami beberapa keuntungan," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Zulhas: Artinya Presiden Dengar Suara Rakyat

57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal