Pendapatan Alfamart (AMRT) Tembus Rp96,9 Triliun di 2022

Dinar Fitra Maghiszha
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart membukukan kinerja gemilang di tahun 2022. (Foto: dok iNews)

Perseroan juga mencatat peningkatan ongkos penjualan hingga distribusi, dari semula Rp14,2 triliun, menjadi Rp15,53 triliun. Terlebih, ada kenaikan gaji dan kesejahteraan karyawan sebesar 13,42 persen yoy menjadi Rp1,1 triliun.

Sehingga, laba sebelum pajak yang diserap hanya sebesar Rp3,61 triliun, meningkat dari tahun 2021 sebanyak Rp2,44 triliun,  dikutip dari laporan keuangan, Jumat (31/3/2023).

Laporan neraca AMRT menunjukkan pertumbuhan aset 12,33 persen menjadi Rp30,74 triliun. Jumlah utang bertambah 7,4 persen menjadi Rp19,2 triliun, sedangkan modal tumbuh 21,66 persen menjadi Rp11,4 triliun.

Alfamart memiliki jumlah kas sebanyak Rp3,81 triliun, naik Rp500an miliar, akibat peningkatan aktivitas operasional.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Yakin DSI Dongkrak Penerimaan Pajak Negara dan Tutup Celah Penggelapan

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

57 tahun lalu

bank bjb Bukukan Pertumbuhan Laba dan Penguatan Bisnis di Triwulan I-2026

57 tahun lalu

Kolaborasi Alfamart dan Darya-Varia Jangkau 2.800 Penerima Manfaat Posyandu di 28 Kota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal