Pemerintah Tambah Kuota Pertalite dan Solar karena Konsumsi Meningkat

Mochamad Rizky Fauzan
Pemerintah tambah kuota Pertalite dan Solar karena konsumsi meningkat. (Foto: Dok. Pertamina)

Jika jumlah rata-rata konsumsi BBM nonsubsidi masyarakat Indonesia per bulan adalah jumlah penyaluran pada Agustus 2022 dibagikan delapan bulan. Maka untuk rata-rata konsumsi Pertalite 2,4 juta KL per bulan, dan Solar 1,4 juta KL per bulan.

Sebelumnya Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah menambah kuota Pertalite dan Solar sering dengan keputusan penyesuaian harga BBM bersubsidi pada akhir pekan lalu. Dia mengatakan, penambahan kuota Pertalite dan Solar dilakukan menyusul laju konsumsi masyarakat yang melampaui proyeksi awal tahun. 

“Setelah ada kenaikkan harga (BBM), kita estimasikan subsidi energi sekitar Rp650 triliun, itu sudah kita hitung menggunakan volume yang baru,” ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

57 tahun lalu

Hoaks! Jubir Kementerian ESDM Bantah Isu Masyarakat Diminta Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kg Tak Naik

57 tahun lalu

Konsumen Pertamax Berpotensi Beralih ke Pertalite, Komisi VI DPR bakal Rapat dengan Pertamina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal