Pemerintah Tambah Kuota Pertalite dan Solar karena Konsumsi Meningkat

Mochamad Rizky Fauzan
Pemerintah tambah kuota Pertalite dan Solar karena konsumsi meningkat. (Foto: Dok. Pertamina)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar pada awal Oktober 2022. Langkah tersebut dilakukan karena adanya potensi konsumsiBBM bersubsidi yang melebihi kuota pada tahun ini.

"Kuota akan ditambah," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji, dikutip Senin (3/9/2022).

Sementara Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati mengungkapkan, penambahan kuota berlaku sejak 1 Oktober 2022. Dia memaparkan, penambahan kuota Pertalite sebanyak 6,86 juta kiloliter (KL) dari kuota awal 23,05 juta KL. Sedangkan untuk BBM Solar subsidi, dari kuota awal tahun ini sebanyak 14,9 juta KL, ditambah 2,93 juta KL.

"Kuota baru, Solar menjadi 17,83 juta KL, Pertalite menjadi 29,91 juta KL," ujar Erika.

Pertamina mencatat, penyaluran Pertalite hingga Agustus 2022 sudah mencapai 19,5 juta KL, dari kuota 23,05 juta KL atau tersisa 3,5 juta KL. Sedangkan, penyaluran solar hingga Agustus 2022 mencapai 11,4 juta KL dari kuota sebesar 14,9 juta KL atau tersisa 3,5 KL.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

57 tahun lalu

Hoaks! Jubir Kementerian ESDM Bantah Isu Masyarakat Diminta Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kg Tak Naik

57 tahun lalu

Konsumen Pertamax Berpotensi Beralih ke Pertalite, Komisi VI DPR bakal Rapat dengan Pertamina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal