Pemerintah Siapkan Anggaran Rp2 Triliun per Tahun untuk Garap Proyek KPBU di IKN

Iqbal Dwi Purnama
Pemerintah akan menyiapkan setidaknya Rp2 triliun setiap tahunnya yang khusus digelontorkan untuk proyek KPBU di IKN. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Analis Anggaran Ahli Madya Direktorat Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Marwan Riyandi menuturkan, pemerintah akan menyiapkan setidaknya Rp2 triliun setiap tahunnya yang khusus digelontorkan untuk proyek Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) di IKN.

Pengucuran dana tersebut merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk menjamin proses pemindahan ibu kota negara. Nilai tersebut dikatakan Marwan setara dengan 0,10-0,15 persen dari GDP Indonesia setiap tahunnya sekitar Rp2.000 triliun.

"Pemerintah sendiri melalui Kementerian Keuangan, menjamin pembayaran KPBU untuk IKN adalah 0,1 persen dari GDP sampai dengan tahuh 2030. Setelah tahun 2030, 0,15 persen dari GDP itu dukungan pemerintah untuk proyek KPBU," ujar Marwan dalam acara Peluang Investasi IKN di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

"Artinya ketika GDP kita sebesar Rp2.000 triliun, maka apabila kita hitung sekitar Rp2 triliun dukungan pemerintah per tahun yang bisa dikucurkan untuk membangun IKN," tuturnya.

Selain KPBU, Marwan membeberkan beberapa skema investasi yang ditawarkan oleh Otorita IKN seperti Business to Business yang merupakan skema kerja sama antara entitas bisnis satu ke bisnis lainnya, dalam hal ini badan usaha swasta dengan Badan Usaha Otorita.

Selain itu, investasi langsung yang nerupakan skema investasi yang mana badan usaha melakukan penanaman modal secara langsung untuk melaksanakan pembangunan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.805 per Dolar AS

Nasional
1 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
5 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal