JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Pekerjaan Umum (PUPR) membuka peluang investasi jalan tol senilai Rp82 triliun. Ada 41 ruas jalan tol sepanjang 2.500 km yang diharapkan dapat dibangun hingga tahun 2024.
Direktur Jendral (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerja Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, mengatakan dari 2.500 km jalan tol yang ditargetkan hingga tahun 2024, baru 412 km yang sudah beroperasi hingga Mei 2022.
Sedangkan jalan tol sepanjang 855 km saat ini statusnya masih pengadaan tanah maupun proses konstruksi yang dimulai Juni 2022 dan diharapkan rampung pada 2024. Sedangkan sisanya sepanjang 1.233 km belum banyak yang menggarap dan statusnya masih persiapan pengadaan tahan.
Menurut dia, untuk menggarap 41 ruas jalan tol sepanjang 2.500 km dibutuhkan anggaran sebesar Rp94 triliun. Sejauh ini, hanya Rp2 triliun yang diabsorb oleh badan usaha.
Sementara dana pemerintah juga terbatas, hanya sekitar Rp10 trilun. Dengan demikian, ada kekurangan anggaran sebesar Rp82 triliun, sehingga pemerintah membuka peluang investasi untuk pembangunan jalan tol di 41 ruas tersebut.