Pemerintah AS Beri Dana Hibah Rp11 Miliar kepada MRT Jakarta

Heri Purnomo
Penandatanganan dokumen Perjanjian Hibah oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat (kedua kanan) dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Yong Kim (kedua kiri), pada Minggu (13/11/2022). (foto: istimewa)

PT MRT Jakarta (Perseroda) berkomitmen untuk menggunakan energi baru terbarukan dalam operasionalnya. Dalam jangka panjang, PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan untuk menggunakan 100 persen energi baru terbarukan dalam operasionalnya pada 2035. 

Sejauh ini, 10 persen dari total penggunaan listrik MRT Jakarta berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

Sejumlah inovasi mulai dilakukan untuk mewujudkan rencana jangka panjang tersebut seperti menyediakan unit pengisian daya telepon seluler, laptop, dan tablet bersumber tenaga surya di stasiun. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ada Proyek MRT Jakarta, Rekayasa Lalin Diterapkan di Harmoni hingga September 2026

57 tahun lalu

Lalu Lintas Sekitar Harmoni Jakpus Akan Direkayasa Dampak Proyek MRT, Begini Skemanya

57 tahun lalu

Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Blok M Ditutup Sementara, Ada Pengerjaan MRT

57 tahun lalu

Pramono Targetkan MRT Fase 2A Beroperasi hingga Harmoni Akhir 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal