Pemerintah akan Pangkas 14 Bandara Internasional, Kenapa?

Suparjo Ramalan
Pengecekan penumpang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (Foto: Humas Bandara Lombok)

Hal ini berbanding terbalik dengan Indonesia yang memiliki 27 bandara internasional. Sebagai pintu masuk, bandara internasional melayani penerbangan internasional dan domestik dengan fasilitas pendukung, seperti bea cukai dan imigrasi.

Erick menilai, banyaknya bandara internasional mendorong warga Indonesia melancong ke negara asing. Perkara ini jika tidak diimbangin oleh kedatangan turis asing, maka akan menyebabkan defisit. 

“Amerika saja, dan China saja cuma delapan (bandara). Jangan sampai kita lebih banyak orang Indonesia ke luar negeri daripada turis luar negeri ke Indonesia. Ya, jadi malah defisit,” ungkap Erick.

Di lain sisi, Erick memastikan pemerintah terus memperkuat posisi bandara khusus penerbangan umroh dan haji. “Tetapi untuk umroh dan haji, silahkan ke 27 airport,” tutur Erick.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sudah 2 Bulan 4 WNI Disandera Perompak Somalia, Keluarga Minta Pemerintah Bertindak 

57 tahun lalu

Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta

57 tahun lalu

FIFA Beri Lampu Hijau, Indonesia Selangkah Lagi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

57 tahun lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal