Pasokan Memburuk, Penjualan BBM di Sri Lanka Hanya Layani Transportasi Umum hingga Layanan Medis

Aditya Pratama
Sri Lanka menangguhkan penjualan bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor non-esensial di tengah upaya menghadapi krisis ekonomi terburuk. (Foto: Reuters)

Sementara, banyak penduduk pulau tidak tahu bagaimana mereka akan bertahan tanpa bahan bakar. Ada antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar di seluruh Sri Lanka selama berbulan-bulan.

Seorang sopir taksi di Sri Lanka, Chinthaka Kumara menyebut bahwa larangan tersebut akan menciptakan lebih banyak masalah bagi orang-orang.

"Saya seorang pencari nafkah harian. Saya sudah berada dalam antrean ini selama tiga hari dan saya tidak tahu kapan kami akan mendapatkan bensin," ucapnya kepada BBC. 

Pengemudi yang ingin membeli BBM juga sudah diminta untuk pulang, dengan token yang dibagikan bertujuan untuk menjatah stok bahan bakar yang langka. 

"Saya mengantre selama dua hari. Saya mendapat token nomor 11, tapi saya tidak tahu kapan saya akan mendapatkan bahan bakar. Saya harus pergi ke kantor sekarang, jadi saya tidak punya pilihan selain meninggalkan kendaraan saya di sini," ujar seorang eksekutif sektor swasta, S Wijetunga.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aliansi Perempuan Long March ke Istana, Bawa Beragam Poster hingga Alat Dapur

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 18 Juni 2026 Terbaru, Ada yang Naik!

57 tahun lalu

Harga Pertamax Naik Picu Demo Mahasiswa, Pengamat: Jika Pemerintah Sabar Tak Perlu Menaikkan BBM

57 tahun lalu

Kebijakan BBM Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli, ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157,28 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal