Sri Lanka Bangkrut, Dubes Ungkap Mayoritas WNI Memilih Bertahan

Antara
Pemerintah Sri Lanka bangkrut. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Sri Lanka mengalami krisi ekonomi yang sangat parah.Harga bahan pokok hingga BBM naik drastis.

Meski demikian, Duta Besar RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing mengatakan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Sri Lanka sepakat evakuasi bukan pilihan meski situasi dirasa sulit. Mayoritas memilih bertahan.


"Kami ingin mengetahui dampak langsung yang dirasakan WNI setelah adanya pengumuman kebangkrutan ekonomi Sri Lanka," katanya dalam dialog yang disiarkan, Minggu (26/6/2022).

Dewi memprediksi masa-masa sulit akibat bangkrutnya perekonomian Sri Lanka akan berlangsung empat hingga lima bulan mendatang hingga cairnya bantuan dari dana moneter internasional (IMF). WNI diminta menyiapkan bahan makanan pokok.

"KBRI telah menyiapkan sembako bagi WNI yang sangat membutuhkan," tutur Dubes Dewi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

57 tahun lalu

DPR Kecam Penganiayaan ART WNI di Malaysia, Desak Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat

57 tahun lalu

Komisi II DPR Dorong Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Antisipasi Penyalahgunaan Suara

57 tahun lalu

ART WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Beri Pendampingan Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal