Pasokan Bahan dan Suku Cadang Bermasalah, Toyota Tutup Pabrik di Rusia

Aditya Pratama
Toyota Motor Corp memutuskan menutup pabrik di Rusia karena gangguan pasokan bahan dan suku cadang utama. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Toyota Motor Corp memutuskan menutup pabrik di Rusia. Hal ini dilakukan karena gangguan pasokan bahan dan suku cadang utama.

Mengutip Reuters, Toyota sebelumnya telah menangguhkan produksi di St. Petersburg sejak Maret lalu karena masalah rantai pasokan dan berhenti mengimpor ke Rusia.

"Selama periode ini kami telah sepenuhnya mempertahankan tenaga kerja kami dan memastikan fasilitas kami siap untuk memulai kembali produksi jika keadaan memungkinkan," ujar perusahaan dikutip, Minggu (25/9/2022).

"Namun, setelah enam bulan, kami belum dapat melanjutkan aktivitas normal dan tidak melihat indikasi bahwa kami dapat memulai kembali di masa mendatang," sambungnya.

Toyota menjelaskan, operasinya di Moskow perlu direstrukturisasi. Perusahaan akan terus mendukung jaringan ritelnya dalam memberikan layanan kepada pelanggan Toyota dan Lexus yang sudah ada.

"Kami akan menawarkan (staf) bantuan untuk pekerjaan kembali, keterampilan ulang dan kesejahteraan, termasuk dukungan keuangan di atas persyaratan hukum," kata Toyota.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Megapolitan
3 hari lalu

Geger Kebakaran Gudang Pestisida Buat Sungai di Tangsel Memutih, Ikan-Ikan Mati

Mobil
6 hari lalu

Toyota Luncurkan Mobil Sport Bertenaga Sangar New GR Corolla di IIMS 2026

Internasional
5 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal