Pabrik Sel Baterai Hyundai dan LG Resmi Beroperasi, Kapasitas Produksi 10 GWh per Tahun

Tangguh Yudha
Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung bersama Presiden Joko Widodo usai peresmian Pabrik Sel Baterai Hyundai LG Indonesia Green Power. (Foto: Dok. HLIGP)

Untuk melengkapi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, Hyundai mendukung akses pengisian daya lebih mudah dengan membangun lebih dari 240 jaringan stasiun pengisian daya, termasuk Ultra Fast Charging Station tercepat di Indonesia. Bersertifikat IP54, Ultra Fast Charging Station tersebut tahan terhadap air dan aman dalam kondisi hujan.

Selain itu, Hyundai telah menerapkan sistem daur ulang baterai EV yang memiliki masa pakai dengan periode penggunaan terbatas atau dikenal sebagai Used Battery Energy Storage System (UBESS). 

Sistem ini menggunakan kembali baterai yang telah terpakai menjadi unit penyimpanan energi, dengan potensi untuk memfasilitasi distribusi energi ke daerah-daerah terpencil.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Mobil
2 jam lalu

Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia Meroket, Mobil Bensin Makin Tergerus

Mobil
14 jam lalu

Boyong Seluruh Line Up, Hyundai Targetkan Penjualan 2.000 Unit di IIMS 2026 

Nasional
4 hari lalu

Ini Kata Purbaya soal Nasib Insentif Mobil Listrik di 2026

Mobil
4 hari lalu

Hyundai Luncurkan Santa FE XRT dan Creta Alpha di IIMS 2026, Intip Spesifikasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal