NPL Capai 1,4 Persen, BCA Sebut Nasabah Lupa Bayar usai Lebaran

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

Meski begitu, dia mencatat rasio cadangan terhadap kredit bermasalah (loan loss coverage) tercatat sebesar 187,8 persen, turun dari posisi tahun sebelumnya, 196 persen.

"Jadi, kalau kita lihat Juni tahun lalu ada di Rp6,3 triliun sampai peak-nya di Maret 2018 di Rp7,2 triliun. Sedangkan coverage kita sebenarnya turun dari 196 persen ke 183 persen di bulan lalu dan sekarang naik lagi ke 187 persen itu posisi kita sekarang," kata dia.

Sebagai informasi, sapanjang semester I-2018 perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp11,4 triliun pada, tumbuh 8,4 persen yoy dari posisi Rp10,5 triliiun. Kenaikan laba itu disokong dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional laiinya yang meningkat 7,6 persen menjadi Rp29,5 triliun dari Rp27,4 triliun.

Jahja menuturkan, posisi neraca keuangan BCA tumbuh sehat dengan portofolio kredit meningkat 14,2 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp494 triliun serta dana giro dan tabungan (CASA) naik sebesar 12,7 persen yoy menjadi Rp481 triliun.

"BCA berhasil membukukan pertumbuhan kredit yang positif pada semester satu 2018, sejalan dengan kenaikan aktivitas bisnis nasabah selama periode perayaan Idul Fitri,” ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
10 hari lalu

BCA Bukukan Laba Bersih Rp57,5 Triliun di 2025

Bisnis
2 bulan lalu

BCA Tebar Dividen Interim Rp6,77 Triliun, Ini Jadwalnya

Bisnis
5 bulan lalu

Respons Manajemen BCA soal Isu Pembobolan Rekening Nasabah Rp70 Miliar

Bisnis
6 bulan lalu

BCA Expo 2025 Tawarkan Bunga Spesial Mulai dari 1,65 Persen untuk KPR dan Kredit Kendaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal