NPL Capai 1,4 Persen, BCA Sebut Nasabah Lupa Bayar usai Lebaran

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) mencatat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) berada di level 1,4 persen pada akhir Juni 2018. Perseroan memastikan rasio kredit bermasalah tersebut masih dalam kondisi aman.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menuturkan, rasio kredit bermasalah di level 1,4 persen karena banyak nasabah yang menggunakan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk keperluan rumah tangga atau mudik Lebaran sehingga mengesampingkan pembayaran kredit.

"Kalau Juni kan ini habis Libur lebaran ya, mungkin orang agak lupa gitu untuk membayar sehingga NPL-nya agak tinggi," katanya dalam pemaparan kinerja BCA semester I-2018 di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Sementara itu, Direktur BCA Rudy Susanto menjelaskan, penyebab kredit bermasalah naik karena Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang belum terbayarkan, terutama pada Juni 2018.

"Kalau kita lihat dari NPL KPR memang agak naik ya, tapi kita harus ingat ini ada colateral memang penyelesaiannya butuh waktu. Tidak bisa langsung baru di-hold satu sampai dua bulan baru kita eksekusi. Biasanya kita kasih waktu enam sampai sembilan bulan," kata Rudy.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
10 hari lalu

BCA Bukukan Laba Bersih Rp57,5 Triliun di 2025

Bisnis
2 bulan lalu

BCA Tebar Dividen Interim Rp6,77 Triliun, Ini Jadwalnya

Bisnis
5 bulan lalu

Respons Manajemen BCA soal Isu Pembobolan Rekening Nasabah Rp70 Miliar

Bisnis
6 bulan lalu

BCA Expo 2025 Tawarkan Bunga Spesial Mulai dari 1,65 Persen untuk KPR dan Kredit Kendaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal