Nilai Euro Jatuh di Bawah Dolar AS untuk Pertama Kali dalam 20 Tahun

Anggie Ariesta
Nilai euro jatuh di bawah dolar AS untuk pertama kali dalam 20 tahun. Foto: Reuters

Pelemahan mata uang akan membuat impor lebih mahal bagi negara-negara zona Eropa, terutama barang-barang yang dihargai dalam dolar AS seperti minyak mentah. Itu bisa berkontribusi pada inflasi yang lebih tinggi di zona Eropa, yang sudah mencapai 8,6 persen pada Juni.

Seorang juru bicara ECB mengatakan, tidak menargetkan nilai tukar tertentu. 

"Namun kami selalu memperhatikan dampak nilai tukar terhadap inflasi, sejalan dengan mandat kami untuk stabilitas harga," kata dia, dikutip dari BBC, Kamis (14/7/2022).

Sementara itu, EBC diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga pada pekan depan. 

Adapun euro telah jatuh hampir 12 persen terhadap dolar AS sejak awal tahun. Mata uang tersebut sebelumnya bernilai lebih dari dolar AS untuk sebagian besar sejarahnya. Terakhir kali diperdagangkan di bawah dolar AS pada Desember 2002 atau kurang dari setahun setelah uang kertas dan koin euro diperkenalkan untuk pertama kalinya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp17.848 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal