Menkop Teten Soroti Produk UMKM Selama Puluhan Tahun Hanya Seputar Keripik

Ikhsan Permana SP
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki. (Foto: Dok. Kementerian Koperasi dan UKM)

"Sektor kelautan yang sampai sekarang belum diberdayakan luar biasa, padahal di sektor kelautan itu selain kita memiliki varietas ikan yang punya nilai ekonomi cukup tinggi termasuk juga rumput laut dan permintaan dunianya besar sekali ini tidak terlalu digarap," katanya.

Sementara di sektor pengolahan hasil perkebunan dia menuturkan bahwa Indonesia menguasai 50 juta ton crude palm oil (CPO) dunia tapi saat ini pelaku usaha di sektor tersebut hanya bisa menjual minyak goreng saja.

"Paling tinggi kita jualan minyak goreng, padahal Unilever pengguna paling besar CPO bisa melahirkan puluhan bahkan ratusan produknya berbasis CPO," tuturnya.

Dia menyebut, Indonesia juga merupakan penghasil minyak hapsiri terbesar di dunia dari mulai minyak nilam, minyak serai, hingga minyak cengkeh dan minyak wangi.

Oleh karena itu, Teten mendorong adanya program inkubasi bagi pelaku UMKM yang dinilai mampu melahirkan wirausaha-wirausaha yang inovatif.

"Karena itu UMKM yang merupakan sebagian besar pelaku usaha di Indonesia ini yang harus kita scalling up. Nanti pendekatan inkubasi itu menurut saya seperti menetaskan telur, jadi harus dipilih dulu telurnya yang baik," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Mendag Bicara Kemungkinan Kenaikan Harga Minyakita, Kapan?

9 hari lalu

BNI Dukung UMKM Batik lewat Puspa Nuswantara 2026

11 hari lalu

Chef Gio MasterChef Indonesia Bongkar Rahasia Masak Full Meal Lebih Praktis, Pakai Alat Ini!

27 hari lalu

Ada 57 Juta Pelaku Usaha Kecil, Pemerintah Dorong Masyarakat Gunakan Produk UMKM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal