Menko Airlangga dan Menteri Urusan Ekonomi Jerman Teken Joint Declaration of Intent

Iqbal Dwi Purnama
Menko Airlangga bersama Menteri Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim Jerman, Robert Habeck teken Joint Declaration of Intent (JDoI). Foto: Kemenko Perekonomian

Dengan platform kerja sama yang baru disepakati, kedua menteri sepakat untuk mendorong percepatan penyelesaian perundingan IEU-CEPA yang akan memasuki putaran ke-14 di Brussel bulan Mei. Dalam kaitan ini kedua negara juga sepakat menerapkan sikap fleksibilitas dan pragmatisme dalam perundingan untuk mencari solusi, terutama isu sustainability

Jerman sebagai ekonomi terbesar di Eropa siap membantu percepatan penyelesaian perundingan IEU-CEPA. Dalam hal hilirisasi industri, khususnya pertambangan, Indonesia terbuka bagi investasi asing (Foreign Direct Investment) guna meningkatkan nilai tambah (added value) dan rantai nilai (value chain) global berpedoman pada aspek berkelanjutan. 

Menko Airlangga menjelaskan bahwa Indonesia telah menerapkan digitalisasi tata niaga/keseimbangan komoditas pokok untuk menjaga inflasi kebutuhan pokok dasar masyarakat dan bukan bertujuan untuk mengurangi/menghilangkan importasi bahan pokok.

Sebagai tindak lanjut, kedua menteri sepakat membentuk kelompok kerja di bawah platform JEIC, salah satunya bidang energi dengan melibatkan Kementerian/Lembaga serta menugaskan pejabat senior kedua negara untuk membahas dan segera mengimplementasi kesepakatan tersebut. 

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengusulkan peningkatan kerja sama pengembangan kapasitas produksi industri semikonduktor di mana perusahaan Jerman telah beroperasi sejak 1995 di Indonesia mengingat produk semikonduktor saat ini sangat penting. Selain itu, Menko Airlangga juga menambahkan penguatan kerja sama pembangunan produksi panel surya di Indonesia dengan Jerman.

Pada pertemuan tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Menteri Perindustrian; Sesmenko Perekonomian; Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional; Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi, Eropa, Afrika dan Timur Tengah; Direktur Eropa II Kemlu; serta Duta Besar RI untuk Jerman. Pihak Jerman Menteri Habeck hadir bersama sejumlah pejabat senior Kementerian Ekonomi dan Aksi Iklim Federal Jerman.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal