Menkeu Minta PLN dan Pertamina Evaluasi Proyek yang Tinggi Impor

Okezone.com
Menter Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus mematangkan strategi untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan yang pada tahun ini diprediksi melebar. Salah satunya dengan mengurangi impor belanja modal proyek infrastruktur.

Menter Keuangan, Sri Mulyani Indrawati telah meminta kepada PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) untuk mengevaluasi proyek-proyek yang membutuhkan barang modal impor yang cukup tinggi.

“PLN dan Pertamina diminta untuk melihat komponen impor dari proyek-proyek mereka. Karena ini adalah dua BUMN yang memiliki komponen impor barang modal yang cukup besar," kata Menkeu di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga Ememinta kepada dua BUMN tersebut untuk semaksimal mungkin menggunakan barang modal yang berasal dari dalam negeri sesuai aturan TKDN (tingkat kandungan dalam negeri). Jika tidak bisa, proyek tersebut diminta ditunda. Begitu pun dengan proyek yang belum masuk dalam tahap financial closing diminta untuk ditunda.

"Jadi akan kita lihat apakah mereka bisa dipenuhi dalam negeri. Akibatnya, kegiatan ekonomi di Pertamina dan PLN akan sedikit turun atau tidak setinggi kemarin," kata Menkeu.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 30 Mei 2026, Ada yang Naik?

57 tahun lalu

Tak Hanya Pertamina, Lemigas Kini Bisa Impor Minyak Mentah

57 tahun lalu

BI Buka Suara soal Rupiah Nyaris Sentuh Rp17.900 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Kembali Melemah Pagi Ini, Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal