Modal inilah yang dipakai UMKM binaanya sehinga bisa memproduksi produk yang diminati pasar internasional. Pinjaman tersebut sudah lunas, namun kini dia dan UMKM binaanya sudah memanfaatkan KUR BRI dengan nilai yang lebih besar lagi.
"Saya memilih BRI karena bunganya paling rendah, dan setelah saya hitung-hitung, bunga KUR Bank BRI hanya 3 persen, jadi sangat sesuai dengan dunia usaha," kata Henny.
Henny menyampaukan, dia tidak khawatir dengan risiko dari apa yang dia lakukan tersebut, karena sejak awal dia sudah meniatkan dirinya untuk terus bermaanfaat bagi para pengrajin.
"Kita percaya membantu orang lai, pasti kita akan dibantu semesta. Meski begitu saya juga pakai perhitungan supaya bisnisnya jalan. Managemen yang modern saya terapkan kepada teman-teman UMKM binaan," ucapnya.
Salah satu contoh yang dilakukan Rolupat agar pinjaman tersebut tidak sia-sia atau gagal adalah dengan melakukan kurasi langsung terhadap priduk-produk UMKM binaan yang hendak mereka pasarkan ke luar negeri.