Kemudian, Feeney bersama Robert Miller mendirikan peritel bandara Duty Free Shoppers pada tahun 1960. Dari perusahaan tersebut dia mengumpulkan miliaran dolar dan menjalani kehidupan sederhana.
Uang yang dihasilkan melalui usahanya tersebut dia alokasikan untuk mendirikan Atlantic Philanthropies, salah satu organisasi kemanusiaan terbesar di dunia, pada 1982. Organisasi ini telah mendonasikan lebih dari 6,1 miliar dolar AS untuk berbagai aspek, mulai dari kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan, hingga kegiatan sosial lainnya.
Pada 1984, Feeney mengalokasikan hampir 39 persen kekayaannya atau sekitar 800 juta dolar AS kepada Atlantic Foundation dan Atlantic Trust.
Mengutip Forbes, Feeney telah menyumbangkan lebih dari 8 miliar dolar AS untuk lembaga amal, universitas, dan yayasan di seluruh dunia melalui Atlantic Philanthropies selama empat dekade terakhir.
Adapun, sekitar 3,7 miliar dolar AS disumbangkan untuk pendidikan, termasuk hampir 1 miliar dolar AS untuk almamaternya, Cornell University. Kemudian, lebih dari 870 juta dolar AS digunakan untuk hak asasi manusia dan perubahan sosial, seperti 62 juta dolar AS dalam bentuk hibah untuk menghapuskan hukuman mati di AS dan 76 juta dolar AS untuk kampanye akar rumput yang mendukung pengesahan Obamacare.