Mendes PDTT: Dana Desa Bisa Digunakan untuk Pengendalian Inflasi Termasuk Subsidi BBM

Iqbal Dwi Purnama
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meminta Relawan Desa mengantisipasi kerumunan saat perayaan tahun baru 2022. (Foto: Dok.Kemendes)

Diharapkan komoditas tersebut bisa dibeli warga dengan harga terjangkau, Karana kenapa, karena tidak butuh transportasi, kadang yang menjadi percepatan inflasi dari transportasi.

Selanjutnya dana desa juga bisa digunakan untuk produksi komoditas dari dalam desa, terutama pangan dan energi. Misalnya pemanfaatan limbah bekas untuk menggantikan gas dari LPG.

"Manfaat limbah itu untuk masak sangat cukup, kemarin di NTT cukup, mereka pasti bisa tetap hidup tanpa LPG, tinggal bagaimana ini membudayakan kembali sambil memperhatikan lingkungannya, Inikan bisa menurunkan kebutuhan energi," kata Gus Halim.

Selain itu, lanjutnya, bisa digunakan untuk kegiatan ekonomi terpadu mulai dari pasokan bahan baku, proses produksi, konsumsi serta daur ulang limbah untuk kebutuhan energi.

"Jawabnya adalah desa peternakan terpadu berkelanjutan, itu yang disebut dengan ekonomi sirkular," ungkapnya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

57 tahun lalu

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28%, Harga BBM hingga Tiket Pesawat jadi Biang Kerok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal