Mendag Sebut Harga Komoditas Pangan Sudan Turun

Advenia Elisabeth
Mendag M Lutfi mengatakan, harga komoditas pangan sudan turun.(Foto: Dok.iNews.id)

Dia menjelaskan, penyebab harga barang pokok mengalami kenaikan pada Nataru akibat permintaan yang belum pulih sepenuhnya dan pasokan pangannya cukup, sehingga tidak terjadi pertumbuhan yang sangat berarti.

"Dari 2018 sampai 2020 tuh biasanya kenaikan harga ada dua kali. Pertama saat Lebaran dan kedua saat Nataru. Biasanya naiknya pas Lebaran kemudian turun, terus naik lagi pas Nataru. Sebenarnya pada 2021, jika dilihat itu dibandingkan dengan inflasi sebenarnya tidak ada kenaikan sama sekali," ujarnya.

Adapun penyebab kenaikan harga minyak goreng saat ini karena harga minyak sawit mentah (CPO) yang tengah mengalami kenaikan. Namun pemerintah akan menerapkan kebijakan satu harga minyak goreng Rp14.000 per liter mulai besok, Rabu (19/1/2022) pukul 00.00 WIB. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemendag Siapkan Sederet Program Diskon untuk Jaga Daya Beli Masyarakat 

57 tahun lalu

Harga MinyaKita Tetap, Mendag Batalkan Wacana Kenaikan HET

57 tahun lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal