Mata Uang Rubel Menguat ke Level Tertinggi di Tengah Usulan Sanksi Baru Uni Eropa

Aditya Pratama
Mata uang Rubel melonjak ke level tertinggi pada Rabu (4/5/2022) atau tertinggi lebih dari dua tahun terhadap Dolar AS dan Euro. (Foto: Reuters)

Sementara itu, Indeks RTS berdenominasi dolar naik 3 persen menjadi 1.114,1 poin. Indeks MOEX Rusia berbasis rubel turun 2,9 persen menjadi 2.373,2 poin.

Saham pemberi pinjaman terbesar Rusia Sberbank jatuh 4,4 persen setelah Komisi Eropa mengusulkan untuk menghapusnya dan dua bank lain dari sistem transaksi dan pesan SWIFT internasional.

Flag carrier Aeroflot mengalami kenaikan 0,2 persen, setelah dewan maskapai merekomendasikan peningkatan modal saham perusahaan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Mensesneg: Fundamental Ekonomi Kita Kuat

57 tahun lalu

Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, BI Ungkap Penyebabnya

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000, Ketua Banggar DPR: Seharusnya Maksimal Tidak Lebihi Batas Rp17.600

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal