Masyarakat RI Banyak jadi Korban Penipuan Transaksi Keuangan, Ternyata Ini Biang Keroknya

Suparjo Ramalan
ilustrasi penipuan via transaksi keuangan (foto: ist)

Indeks literasi digital masyarakat pun masih rendah. Padahal, aspek ini sangat kritikal mengingat hampir semua produk keuangan ditawarkan atau dijual melalui platform digital.

“Kemudian adalah literasi digital kita juga masih rendah, literasi digital sangat kritikal karena apa? Hampir semua produk keuangan kita sekarang ditawarkan, dijual melalui digital juga kan,” tutur dia.

Hudiyanto memandang, belum optimalnya literasi dan inklusi keuangan, hingga literasi digital menjadi sebab masyarakat kerap terpapar dan menjadi korban penipuan dalam transaksi keuangan. 

“Jadi pemahaman yang belum optimal dan tambah perilaku digitalnya juga belum ok, minimal membuat masyarakat masih terpapar resiko salah beli gitu ya, beli sesuatu yang tidak dibutuhkan, atau bahkan menjadi korban penipuan,” katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta

57 tahun lalu

Kemendikti Segera Koordinasi dengan Aparat Hukum soal Pemalsuan Riset, Harap Pelaku Ditindak

57 tahun lalu

Polisi bakal Periksa Influencer yang Promosikan Travel Umrah Hanania

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Suami Bunga Zainal Kena Tipu Cek Kosong Rp2,6 Miliar gegara Investasi Batu Bara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal