Maruarar soal Ukuran Rumah Subsidi Mengecil: Konsumen Semakin Banyak Pilihan

Iqbal Dwi Purnama
Menteri PKP, Maruarar Sirait menyebut perubahan ukuran rumah subsidi untuk memperluas akses masyarakat dan memberikan banyak pilihan untuk konsumen. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Berdasarkan hasil kunjungan langsung ke berbagai lokasi, dia menemukan sebagian besar pembeli rumah subsidi adalah individu lajang atau pasangan muda. Oleh karena itu, rumah dengan lahan terbatas dianggap masih relevan untuk segmen ini.

Selain itu, Maruarar menyoroti kurangnya variasi desain rumah subsidi selama ini. Menurutnya, desain yang monoton membuat konsumen tidak punya banyak pilihan, terutama di daerah urban dengan harga tanah tinggi.

"Desain-desain rumahnya dari dulu gitu-gitu aja. Kita bikin desain yang bagus. Nanti tunggu kejutannya. Saya akan expose desain-desain rumah yang bagus," katanya.

Maruarar mengatakan, keterbatasan lahan menjadi alasan utama rumah subsidi perlu didesain lebih efisien. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah membangun rumah subsidi dalam bentuk bertingkat.

"Sekarang saya mau lihat desain-desainnya. Bisa buat tingkat nggak? Soalnya tanahnya kan mahal. Masa kita kalah dari masalah? Kalau tanahnya mahal, selama ini ruang bisa dibangun tingkat jadi kita jangan mau kalah dari masalah," jelasnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ukuran Rumah Subsidi bakal Diperkecil, Maruarar Buka Opsi Dibangun Bertingkat

57 tahun lalu

Kementerian PKP Alokasikan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatra

57 tahun lalu

Bunga KPR FLPP Dipastikan Tetap 5 Persen, Tak Terpengaruh Kenaikan BI Rate

57 tahun lalu

BRI Salurkan KPP Rp9,2 Triliun, Kuasai 54 Persen Realisasi Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal