Makro Ekonomi Indonesia Stabil, Momentum Pertumbuhan Sektor Properti

Jeanny Aipassa
Penjualan rumah tapak mengalami pertumbuhan signifikan pascapandemi Covid-19. (Foto: ilustrasi )

Dia menambahkan, beberapa indikator positif bagi pertumbuhan sektor properti adalah pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang diprediksi berada di kisaran 4,5-5,3 persen. 

Selain itu, inflasi yang terkendali dan terjaganya suku bunga acuan BI di kisaran 5,75 persen juga membawa angin segar untuk sektor properti.

“Terus terang, keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga sebesar 5,7 persen menjadi kabar baik bagi  pelaku usaha di sektor properti. Kami mengapresiasi keputusan BI memperpanjang pelonggaran rasio loan to value (LTV),” tutur John.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Miliki Properti Impian

57 tahun lalu

BI Tegaskan Fundamental Makro Ekonomi Solid, Optimistis Rupiah Kembali Menguat

57 tahun lalu

Bangun Kampung Haji, Menag: RI jadi Negara Pertama yang Beli Properti di Mekkah dan Madinah

57 tahun lalu

Realisasi KPR Subsidi FLPP Tembus 278.865 Unit di 2025, Didominasi Gen Z dan Milenial 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal