Larangan Ekspor Beras India Picu Ancaman Inflasi Pangan Global

Aditya Pratama
Larangan ekspor beras India dinilai dapat memicu ancaman inflasi lebih lanjut di pasar pangan global. (Foto: Ilustrasi/Antara)

Beras merupakan makanan pokok bagi lebih dari 3 miliar orang, dan hampir 90 persen dari tanaman intensif air diproduksi di Asia, di mana pola cuaca El Niño biasanya menurunkan curah hujan. Harga global sudah berada di level tertinggi dalam 11 tahun.

“Larangan ekspor yang tiba-tiba akan sangat menyakitkan bagi pembeli yang tidak dapat menggantikan pengiriman dari negara lain mana pun,” ucap Rao.

Sementara itu, Thailand dan Vietnam tidak memiliki persediaan yang cukup untuk menutupi lubang yang ditinggalkan tersebut. Konsumen Afrika akan paling terdampak dari keputusan India. Rao menyebut, banyak negara akan mendesak New Delhi untuk melanjutkan pengiriman beras.

Konsumen utama beras India di antaranya Benin, Senegal, Pantai Gading, Togo, Guinea, Bangladesh, dan Nepal. Meski larangan berlaku mulai 20 Juli, tetapi kapal yang sedang memuat komoditas tersebut akan tetap diizinkan untuk ekspor.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Wamenkeu Sebut Kebijakan Tak Naikkan Harga BBM Bantu Jaga Inflasi di Level 2,42%

Nasional
3 hari lalu

Inflasi Pangan April 2026 Turun, Ini Faktor Pendorongnya

Nasional
4 hari lalu

BPS Catat Inflasi April 0,13%, Harga Tiket Pesawat hingga BBM jadi Penyumbang Utama

Internasional
8 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal