Laba Bersih Kimia Farma Turun 12 Persen di Tengah Pandemi, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Kimia Farma. (Foto: Ist)

Beban keuangan itu berasal bunga atas penggunaan fasilitas pinjaman. Per 30 September, Kimia Farma memiliki utang jangka pendek sebesar Rp2,8 triliun dengan kreditur terbesar Bank BRI Rp1 triliun. Adapun utang jangka panjang perseroan mencapai Rp1,9 triliun dengan kreditur terbesar Bank BNI Rp1,6 triliun.

Corporate Secretary Kimia Farma, Ganti Winarno Putro sebelumnya menyampaikan, kondisi perusahaan tak terganggu dengan adanya pandemi Covid-19. Bahkan, faktor tersebut berpengaruh positif pada bisnis perseroan.

"Adanya pandemi Covid-19 berdampak pada peningkatan kebutuhan produk kesehatan terkait Covid-19, sehingga hal ini berdampak terhadap pendapatan perseroan," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
19 hari lalu

Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

Nasional
19 hari lalu

Bapanas Dorong Optimalisasi DMO Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng di 207 Kabupaten Kota

Nasional
31 hari lalu

Waspada! Lowongan Kerja KAI Palsu Beredar di TikTok, Begini Modusnya

Nasional
1 bulan lalu

WIKA bakal Ditarik dari Proyek Kereta Cepat Whoosh Imbas Kerugian Bengkak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal