Dia juga diajak ke Subak Lauh Batu yang menggunakan sistem pengairan dari sumur bor, yang mana pompa menggunakan energi solar panel.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Yudo Dwinanda Priaadi mengapresiasi upaya Pertamina untuk memandirikan desa dari sisi energi. Tidak hanya memberikan bantuan tapi juga melatih masyarakat untuk mandiri, melakukannya sendiri.
“Di sana ada PLTS untuk pengolahan sampah, dan ada pompa air yang menggunakan energi listrik PLTS, saya pikir ini contoh yang baik bahwa kita melakukan transisi energi yang dilakukan di level desa dan menunjukkan pada negara maju seperti Amerika Serikat,” ujarnya sambil mengucapkan terima kasih kepada Pertamina.
Terobosan yang dilakukan oleh Pertamina tidak hanya untuk pemberdayaan masyarakat namun juga pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap lingkungan yaitu mengurangi emisi karbon. Dia berharap, desa energi berdikari Pertamina terus bertambah.
VP CSR dan SMEPP Management Pertamina Fajriyah Usman yang turut hadir pada kunjungan tersebut mengatakan, bahwa Desa Energi Berdikari di Desa Keliki ini sangat berdampak positif bagi masyarakat di Desa Keliki.